Negeri Yang Baik
06/08/2020
Jangan Lupakan Tuhan Sang Pemberi Anugerah
08/08/2020

Betapa Kita Tidak Bersyukur

“Dan engkau akan makan dan akan kenyang, maka engkau akan memuji TUHAN, Allahmu, karena negeri yang baik yang diberikan-Nya kepadamu itu.” (Ulangan 8:10)

Bacaan : Ulangan 8:10

Betapa kita tidak bersyukur bertanah air kaya dan subur;

lautnya luas, gunungnya megah, menghijau padang, bukit dan lembah.

Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa;

Itu semua berkat karunia Allah yang Agung, Mahakuasa;

Selama Bulan Agustus, banyak gereja yang memperdengarkan lagu di Kidung Jemaat No 337 ini. Liriknya sederhana, namun sarat makna. Rangkaian nadanya yang pentatonis pun menjadikannya lekat dengan nuansa Nusantara. Komposer lagu ini adalah Subronto Kusumo Atmodjo. Ia adalah musikus gemilang yang mahir dalam musik gaya Eropa namun sangat peduli pada pengembangan musik khas Nusantara. Sepanjang kariernya di bidang musik, Subronto telah menciptakan sedikitnya 20 nyanyian tunggal dengan iringan piano, 15 lagu paduan suara, 25 lagu gereja, 3 kantata dan oratoria, sebuah musik untuk sendratari, puluhan aransemen musik, dan sejumlah mars.

Pesan yang terkandung dalam lagu pujian ini selaras dengan pesan yang disuarakan oleh penulis kitab Ulangan dalam bacaan kita hari ini. Jika dalam ayat 7-9, digambarkan tentang kebaikan-kebaikan negeri yang dijanjikan Tuhan kepada umat Israel, maka dalam ayat 10 penulis kitab Ulangan mengajak umat Israel memuji Tuhan, bersyukur atas anugerah negeri yang baik itu. Syair lagu Betapa Kita Tidak bersyukur, juga mengajak kita umat Kristen yang ada di Indonesia untuk bernyanyi memuji Tuhan, mesyukuri negeri yang indah yang sudah Tuhan anugerahkan kepada kita.

Melalui bacaan hari ini, dan melalui syair lagu Betapa Kita Tidak Bersyukur, kita sebagai umat Kristen diingatkan untuk mensyukuri anugerah Tuhan bagi kita yaitu negeri Indonesia. Di dalam doa-doa kita sering kali kita mensyukuri akan berbagai berkat yang Tuhan berikan seperti: kecukupan kebutuhan sehari-hari, kesembuahan atau kesehatan, dan berbagai prestasi yang diraih, tetapi kita lupa beryukur atas negeri Indonesia dimana Tuhan sudah menempatkan kita. Mulai hari ini, marilah kita terus menaikkan syukur kepada Tuhan atas negeri yang baik yang sudah Ia anugerahkan kepada kita yaitu Indonesia. (AP)

“Bersyukurlah Atas Anugerah Negeri yang Baik: Indonesia”