Menurut Kehendak-Nya
14/05/2020
Berdoa Dan Bernyanyi
16/05/2020

Bertekun Dalam Doa

Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa! (Roma 12:11-12)

Bacaan : Roma 12:9-14

Ada seorang penulis tak dikenal yang mengungkapkan keyakinan iman dan doanya, demikian: “Aku minta kesehatan agar dapat melakukan hal-hal besar; tetapi aku diberi kelemahan agar dapat melakukan hal-hal yang lebih baik. Aku minta kekuatan kepada Allah agar dapat berhasil; tetapi aku dibuat lemah agar dapat belajar taat. Aku minta kekayaan agar bahagia; tetapi aku diberi kemiskinan agar dapat bersikap bijaksana. Aku minta kekuatan dan pujian dari sesama; tetapi aku diberi kelemahan agar dapat merasakan kebutuhanku akan Allah. Aku meminta segala sesuatu agar dapat menikmati hidup; tetapi aku diberi kehidupan agar dapat menikmati segala sesuatu. Aku tidak memperoleh apa pun yang kuminta, tetapi memperoleh segala sesuatu yang kuharapkan. Meskipun permintaanku tidak dikabulkan, tetapi doa-doaku terjawab – Aku adalah yang paling terberkati di antara semua manusia”. Untaian kalimat-kalimat di atas, sungguh indah dan mengandung kebenaran. Tuhan tidak selalu memberi yang kita minta, tetapi Tuhan selalu menjawab dan memberikan yang kita butuhkan.

Rasul Paulus dalam nasihatnya kepada jemaat Roma menyatakan, “Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan. Bersukacitalah dalam pengharapan, sabarlah dalam kesesakan, dan bertekunlah dalam doa!” (ay. 11-12). Paulus menyadari benar, bahwa umat Tuhan mudah bimbang, resah, dan patah hati. Oleh karena itu, ia mengajarkan supaya mereka tetap rajin di dalam melayani Tuhan. Mereka tetap bersukacita, bersabar, dan bertekun dalam doa. Hal-hal ini yang dibutuhkan setiap orang, ketika dalam pergumulan. Abdi-abdi Kristus wajib menjaga kepercayaannya kepada Tuhan, tidak mudah ingkar dan meninggalkan Tuhan. Di dalam setiap kesulitan, Tuhan tidak pernah meninggalkan, Ia selalu beserta. Bahkan dengan cara-cara-Nya yang ajaib, Tuhan menyediakan jalan bagi umat-Nya. Tantangan dan beban kehidupan akan tetap menghadang, namun iman dan doa kepada Tuhan akan membuka jalan. Abdi-abdi Kristus dipanggil untuk menjadi teladan dalam menjawab kegelisahan dunia masa kini. Abdi Kristus selalu terhubung dengan Tuhan serta membangun keintiman dengan-Nya dalam doa. (NLU)

“Abdi-Abdi Kristus Selalu Bertekun Dalam Doa”