Memuliakan Tuhan Dengan Karuniamu!
17/04/2021
Keraguan Gideon
20/04/2021

Iman Dan Keraguan

“Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan segala hukum-hukum-Mu yang adil adalah untuk selama-lamanya.” (1 Petrus 2:9)

Bacaan : Mazmur 119:160

Tema renungan SABDA Minggu ini adalah “Bergumul Dengan Keragu-Raguan” yang bertujuan mengajak kita setiap orang percaya memahami cara mengatasi keragu-raguan yang muncul dalam hidup dan dalam pelayanan berkarya bagi Allah sehingga kita dapat bersikap dengan tepat terhadap keragu-raguan tersebut.

Dalam salah satu khotbahnya, Steven Furtick, pendeta dan penulis lagu dari gereja Elevation Church di North Carolina, Amerika Serikat mengaku kepada jemaatnya bahwa dia pernah meragukan isi Alkitab saat membacanya. Furtick sengaja membuka kisahnya ini kepada jemaat karena banyak orang berasumsi bahwa para pendeta tidak pernah bergumul dengan keraguan. Bagi Furtick, memiliki keraguan bukan berarti tidak beriman. Iman bukanlah ketiadaan keraguan. Iman adalah menaklukkan keraguan itu. Keraguan adalah bukti adanya pertumbuhan, “Semakin saya mengerti, semakin banyak pertanyaan muncul”. Keraguan yang menerpa tersebut, justru membuat dirinya menggali lebih dalam kebenaran firman Tuhan, mengizinkan Roh Kudus membimbingnya dan meminta pengertian dari Allah, serta berupaya menerapkan kebenaran Firman Tuhan dalam hidupnya setiap hari.

Harus diakui, keraguan dapat menerpa siapa saja, termasuk orang percaya. Oleh sebab itu, mari kita memandang keraguan yang timbul sebagai berikut: (1) Kita harus menyadari bahwa Tuhan menciptakan kita sebagai makhluk yang berasio sehingga manusiawi jika dalam hidup ini kita berpikir dahulu sebelum menentukan suatu kebenaran, dan di dalam proses menemukan kebenaran itulah muncul sebuah keraguan yang mempertanyakan tentang bukti dan dukungan yang valid untuk menentukan sesuatu itu benar atau tidak; (2) Keraguan memang membawa kita untuk menemukan kebenaran, tetapi ketika kita sudah mengenal kebenaran, maka keluarlah dari keraguan dan menuju kepada keyakinan yang kuat tanpa ada sedikit pun keraguan lagi. Pemazmur mengingatkan di Mazmur 119:160 bahwa kebenaran hakiki dapat kita temukan hanya dalam firman Tuhan yang menunjukkan kebenaran yang mutlak dan dapat dipercayai.

Bagaimana dengan kita? Keraguan dapat muncul kapan saja dalam hidup kita, tetapi kita harus selalu ingat dan kembali kepada firman Tuhan. Kita harus keluar dari sana dan menuju kepada keyakinan kokoh dalam Kristus Yesus, Tuhan kita. (Bo@)

Jangan Jadikan Keraguan Sebagai Gaya Hidup, Namun Miliki Keyakinan Kokoh Pada Tuhan!