Ignatius: Dari Gelap Memberi Terang

Manusia Duniawi
13/05/2014

Ignatius: Dari Gelap Memberi Terang

“Di dalam gelap terbit terang bagi orang benar; pengasih dan
penyayang orang yang adil.” (Mazmur 112: 4)

Ignatius,seorang Bapa Gereja hidup dalam “kegelapan”. Ia menjadi
uskup di tempat yang gelap, Anthiokia. Saat itu terjadi penganiayaan terhadap
orang Kristen secara lokal. Dan Anthiokia menjadi salah satu kota, di mana orang
percaya mengalam penganiayaan. Situasi gereja pun sedang gelap. Adanya
perbedaan antara kaum konservatif yang tidak menghendaki perubahan dengan
kaum progresif yang ingin terus memodifikasi gereja. Ditambah lagi dengan
adanya penyesatan. Pengajaran yang menolak kemanusiaan Yesus, lebih dikenal
sebagai Doketisme, berkembang pesat. Dan yang membuat paling gelap adalah
kenyataan dirinya ditangkap dan dibawa ke Roma untuk menjadi santapan
binatang buas karena kepercayaannya kepada Kristus. Meski dalam “Kegelapan”,
Ignatius menolak untuk menjadi Gelap.
Apa yang dilakukan oleh Ignatius adalah gambaran persembahan hidup
orang benar. Dalam Mazmur 112 yang menggambarkan kebahagiaan orang benar
tidak dilukiskan orang benar itu berpangku tangan. Orang benar itu mengambil
pilihan dan melakukan tindakan. Ia memilih TUHAN dan percaya kepada-Nya
(ay.7). Ia memilih hidup benar dan berbuat benar (ay. 4). Ia memilih hidup baik
dan berbuat baik kepada sesamanya (ay. 5,9). Orang benar tetap menghadapi
kesulitan (ay. 7,8,10) tapi ia tidak memilih untuk menyerah dan kalah. Orang
benar memilih tunduk kepada Sang Benar dan hidup benar di hadapan Tuhan dan
sesamanya. Itu sebabnya berkat TUHAN tidak hanya dijanjikan dan diberikan
kepadanya melainkan juga kepada seluruh keturunanya. Mengapa karena hidup
benar orang benar dilihat dan diteladani keturunannya sehingga keturunannya
pun hidup benar dan diberkati TUHAN.
Orang Kristen masa kini dipanggil untuk menjadi orang benar yang
mempersembahkan dirinya kepada Tuhan dengan hidup benar di pemandangan
TUHAN sambil berbuat baik kepada sesamanya. Kiranya Sang Benar yang
memBenarkan kita menolong orang Benar hidup Benar! (SHS)